Blitar, 9 Januari 2025 — Tim Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Universitas Islam Balitar (UNISBA) Blitar yang berjumlah 6 orang melaksanakan kegiatan studi tiru ke Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Universitas Sebelas Maret (UNS) pada Kamis, 9 Januari 2025. Kegiatan ini bertujuan memperkaya pengetahuan, pengalaman, serta praktik baik dalam penguatan sistem kerja Satgas PPKPT di lingkungan UNISBA Blitar.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Ismi Dwi Astuti Nurhaeni, M.Si memberikan sambutan dan menyampaikan dinamika pelaksanaan tugas Satgas PPKS UNS mulai saat terbentuk hingga sekarang. Tim Satgas PPKS UNS juga memaparkan sejumlah materi penting terkait tata kelola dan implementasi pencegahan serta penanganan kekerasan seksual di perguruan tinggi. Beberapa materi yang disampaikan mencakup:
- Struktur organisasi Satgas PPKS UNS beserta peran masing-masing divisi;
- Alur kerja dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang digunakan dalam menangani laporan;
- Strategi kampanye dan pendidikan publik, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat luas;
- Sistem pelaporan, pendampingan korban, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasi kebijakan;
- Pedoman dan dokumen pendukung sebagai dasar kerja Satgas PPKS UNS.

Kegiatan ini berlangsung dalam suasana interaktif di Ruang Sidang UKPBJ UNS, di mana tim Satgas PPKPT UNISBA Blitar tidak hanya menerima materi, tetapi juga berdiskusi secara langsung mengenai praktik lapangan, kendala, dan solusi yang telah ditempuh UNS dalam menjalankan amanah Permendikbudristek No. 30 Tahun 2021.
Ketua Satgas PPKPT UNISBA Blitar menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas kelembagaan Satgas di UNISBA. “Kami berharap melalui studi tiru ini, UNISBA Blitar dapat mengembangkan sistem pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan kampus yang lebih efektif, responsif, serta berkeadilan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Satgas PPKS UNS menyambut baik kunjungan tersebut dan menekankan pentingnya jejaring antar perguruan tinggi dalam membangun budaya kampus yang aman dan bebas dari kekerasan. Kegiatan studi tiru ini menjadi wujud nyata komitmen UNISBA Blitar dalam mewujudkan lingkungan akademik yang sehat, inklusif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan serta kesetaraan.
